Dua orang memadu kasih beberapa lama, kemudian terjadi sebuah perdebatan sehingga menyebabkan mereka putus dan anda tahu sendiri akhirnya, sang pria akan mengatakan jika mantannya tersebut adalah cewek matre dan sang wanita mungkin juga akan mengatakan bahwa sang mantan adalah cowok kere.
Yah memang begitu kan adanya ketika perpisahan datang dan masih cinta, akan ada banyak alasan dan kambing hitam yang dijadikan sasaran. Pihak ketiga adalah sasaran paling empuk dan terkadang menyebabkan tindakan balas dendam yang berujung kejahatan, sudah banyak contoh kasusnya mulai dari pembunuhan, pemerkosaan, penculikan, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk alasan yang biasa digunakan adalah seperti judul diatas, jika bukan sang cowo yang ngomong kalo ceweknya matre, berarti sebaliknya.
Cewek matre yang benar adalah cewek yang mau menjalin kasih dengan pasangannya dan benar-benar didasarkan karena faktor keuntungan dari sang pasangan, singkatnya sang cewek mau pacaran karena ingin uang dari pasangannya, baik berupa jalan gratis (tukang ojek), makan gratis, pakaian gratis, dan ini itu yang harus dibelikan oleh sang pasangan, dan jika pasangannya tidak mau atau tidak mampu lagi maka putus sudah hubungan mereka.
Cowok kere bukanlah cowok miskin, justru cowok kere adalah pria yang tidak punya malu dan dengan teganya pacaran tapi dibayarin, waduh gawat. Mau makan minta dibayarin, jalan dibeliin bensin, mau ini itu juga dibayarin, jadi sang pria ini tidak modal saat pacaran. Nih tipe cowok yang menurut saya sangat memalukan, dan harusnya dibikin jomblo aja biar sadar diri.
Jadi saat putus jangan asal ngomong cowok kere atau cewek matre, teliti dulu, kan udah lama pacaran, jangan nyari alesan yang gak jelas nanti malu sendiri.
